TUAN RUMAH RAKERGUB FKDMPU KE XVIII, LAMPUNG MULAI BERKEMAS


TUAN RUMAH RAKERGUB FKDMPU KE XVIII, LAMPUNG MULAI BERKEMAS

Bandarlampung (KR): Provinsi Lampung akan jadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Kerja Gubernur (Rakergub) Forum Kerjasama Daerah Mitra Praja Utama (FKD-MPU) ke XVIII tahun 2018, yang akan dilaksanakan 27-29 Maret 2018 di Swiss Belhotel Bandar Lampung.

Raker Gubernur FKD-MPU ini akan diikuti sekitar 369 orang dari 10 provinsi anggota FKD-MPU, yakni Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan Lampung.

“Untuk periode pertama, Lampung adalah provinsi terakhir yang ditunjuk menjadi tuan rumah. Diharapkan peran serta dari kabupaten/kota untuk ikut meramaikan dan menyukseskan acara ini,” ujar Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Provinsi Lampung, Heri Suliyanto saat memimpin persiapan di Ruang Sungkai, Balai Keratun Komplek Kantor Gubernur Lampung, Selasa (27/2/2018).

Pelaksanaan acara ini, sambung dia, berdasarkan Surat Keputusan Bersama Gubernur Anggota FKD-MPU Nomor:59/SK/MPU/2013 tanggal 8 Oktober 2013 tentang Jadwal Rapat Kerja Gubernur FKD-MPU tahun 2014-2018. Juga, berdasarkan hasil rapat kelompok kebijakan pada Rapat Kerja Gubernur FKD-MPU di Mataram, Nusa Tenggara Barat.

“Insyallah pada pekan kedua bulan Maret, tim dari 9 provinsi ini akan berkunjung ke Lampung untuk mengecek mengenai persiapan perhotelan dan juga melihat tempat-tempat yang nantinya akan dikunjungi oleh masing-masing peserta,” kata Heri.

Acara ini akan mengusung tema “Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi Program Kerjasama Melalui Konektivitas dan Integrasi Data Provinsi Anggota MPU”. Tiga Menteri Kabinet Kerja direncanakan hadir sebagai narasumber, yakni Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dan Menteri Pariwisata Arief Yahya.

“Topik pembahasan yakni Kerjasama Penyelesaian Masalah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), Penyediaan Informasi Pangan dan Pengendalian Inflasi Daerah, dan Pembentukan MPU Tourism-Trade-Investment-Center Jakarta,” kata Heri.

Khusus mengenai topik pembentukan MPU Tourism-Trade-Investment-Center Jakarta, nantinya FKD MPU akan membuka kantor bersama terkait masalah pariwisata, perdagangan dan investasi. “Jadi nantinya 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung diharapkan bisa ikut memamerkan unggulan-unggulannya. Insya Allah kantornya akan berada di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Kantor itu akan kita gunakan sebagai alat promosi dari keunggulan kita,” ujar Heri.

Ia menambahkan, Provinsi Lampung nantinya akan memberikan cinderamata sekaligus oleh-oleh khas Lampung diantaranya batik, kopi, keripik pisang, dan CD berisikan Lagu Lampung, destinasi wisata dan profil wilayah Lampung. “Seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung juga diharapkan memberikan cinderamata atau yang menjadi khas produk unggulannya. Cinderamata itu berisikan macam-macam produk promosi dari 15 kabupaten/kota yang ada di Lampung,” kata Heri.

Asisten Pemerintahan dan Kesra ini juga menyebutkan Pemprov Lampung melalui Dinas Kesehatan Provinsi Lampung akan menyediakan tiga orang tenaga medis dan obat-obatan selama pelaksanaan tersebut. Selain itu, Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek juga menyediakan ambulance beserta supir.

Bank Lampung sebagai mitra pemprov dalam kegiatan tersebut, juga akan menyiapkan berbagai hal untuk para menteri dan gubernur, yang nanti akan diajak mengunjungi wisata Pulau Pahawang dengan menggunakan Kapal Samudera Krakatau. “Pemprov Lampung melalui Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, akan menyediakan beberapa unit kendaraan mini bus untuk peserta yang akan melakukan wisata belanja oleh-oleh khas Lampung,” jelasnya.

 

Sumber http://www.kiprahrakyat.com 





Share Berita / Informasi :
Facebook Komen :